Modem Smart dan Smartfren sebenarnya sama. Perbedaannya hanya pada penambahan kata fren di belakang kata Smart. Keduanya berasal dari perusahaan telekomunikasi Indonesia, PT. Smart Telecom.
Pada awal kemunculannya, PT. Smart Telecom menghadirkan gadget dan modem bernama Smart. Tersedia modem dan HP yang bisa menjadi modem.
Pada awal kemunculannya, PT. Smart Telecom menghadirkan gadget dan modem bernama Smart. Tersedia modem dan HP yang bisa menjadi modem.
Memasuki tahun 2011 perusahaan telekomunikasi ini melakukan merger dengan Fren Mobile yang akhirnya membentuk brand baru bernama Smartfren.
Apa yang terjadi dengan Smart setelah proses merger ini? Sejauh pengamatan saya, modem mengalami penurunan kualitas. Akses semakin lambat. Bahkan terkesan diabaikan oleh PT. Smart Telecom.
Sejak menggunakan modem Smart tahun 2007, saya merasakan koneksi internet dengan modem ini sangat lambat. Bahkan beberapa bulan ini sering gagal browsing.
Akhirnya saya memutuskan membeli modem Smartfren karena ada promo bulan Desember 2011 ini. Dengan hanya seharga 149 ribu rupiah, akhirnya saya memiliki HP Modem Smartfren.
Setelah saya coba, terasa sangat mantap. Dengan paket berlangganan 45 ribu rupiah sebulan, Smartfren cukup mumpuni untuk mengakses internet. Beberapa situs besar yang memakai banyak banner flash, terasa ringan untuk dibuka.
Akhirnya saya meninggalkan modem Smart dan beralih ke Smartfren. Sebenarnya eman sih. Karena sisa paket unlimited di kartu Smart masih satu bulan lagi expired. Sayang sekali kartu Smart tidak bisa dipakai di Modem Smartfren. Daripada pusing gak bisa ngeblog, saya tinggalin aja deh Smart. Bye Smart!
Baca juga: Kelebihan dan Kelemahan Modem HP Smartfren Xtreme disini...
Baca juga: Kelebihan dan Kelemahan Modem HP Smartfren Xtreme disini...